5 Cara Untuk Memulai Berhenti Merokok

www.platinumlab.co.id – Iklan, foto grafis, nama bahan kimia beracun, pajak—semuanya digunakan untuk meyakinkan orang agar berhenti merokok. Namun, kenyataannya tetap: banyak orang masih kecanduan tembakau.  Penggunaan tembakau adalah penyebab beberapa penyakit kardiovaskular dan pernapasan.

Yang terpenting, ini sangat terkait dengan kerusakan paru-paru dan kanker. Faktanya, penyakit terkait tembakau menyebabkan kematian 225.700 orang di Indonesia setiap tahunnya. Rokok menurut data memiliki menyebabkan tingkat kematian sebesar 16,6%.

Efek buruk dari merokok sebenarnya dapat dihindari. Alih-alih menjalani pengalaman pengobatan kanker paru-paru yang melelahkan, lebih baik menanggung kerasnya menghentikan kebiasaan merokok sama sekali. Berikut delapan (8) cara  untuk melakukannya berhenti merokok:

  1. Akupunktur

Akupunktur menargetkan titik-titik tekanan dalam tubuh untuk menekan hasrat. Untuk berhenti merokok, titik-titik tekanan ditemukan di telinga. Dengan menggunakan jarum, titik-titik tekanan ini ditusuk dengan presisi untuk membantu seseorang berhenti merokok.

Sebuah studi menemukan bahwa akupunktur mengurangi konsumsi partisipan sebanyak 14 batang rokok per hari. Para peserta juga melaporkan bahwa rokok menjadi tidak terasa enak, dan keinginan mereka berkurang.

  1. Akupresur

Bagi orang yang tidak ingin berurusan dengan jarum suntik, akupresur adalah alternatif terbaik. Dalam akupresur, praktisi menggunakan jari, telapak tangan, siku, atau kaki pada titik-titik tekanan, bukan jarum. Ini dapat melibatkan pemijatan, peregangan, dan perangkat khusus.

  1. Moksibusi

Moksibusi merupakan salah satu jenis obat tradisional yang berasal dari China. Moxa berbentuk seperti kerucut yang terbuat dari tanaman mugwort kering. Kerucut dapat langsung ditempatkan pada kulit, di atas jarum, atau di atas garam atau bawang putih. Seorang praktisi membakar kerucut di atas titik-titik tekanan untuk merangsang pergerakan darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Menurut sebuah penelitian, menggabungkan akupunktur, akupresur, dan moksibusi dapat menyebabkan penghentian merokok jangka panjang dibandingkan dengan menggunakan akupunktur saja.

  1. Hipnotis

Berlawanan dengan interpretasi media, hipnosis hanyalah jenis kesadaran yang berbeda. Meskipun terlihat seperti orang yang terhipnotis sedang kesurupan, mereka tetap sadar. Teorinya adalah bahwa orang percaya apa yang mereka diberitahu selama keadaan hipnosis.

Metode Spiegel menggunakan mantra terkenal dalam pengobatan melawan merokok. Pasien harus mengulangi tiga gagasan: “1) merokok adalah racun bagi tubuh Anda; 2) Anda membutuhkan tubuh Anda untuk hidup; 3) sejauh Anda ingin hidup, Anda berutang rasa hormat dan perlindungan pada tubuh Anda. Mereka juga dapat berlatih self-hypnosis sehingga pasien dapat menegaskan diri dengan mantra ini sebanyak mungkin.

  1. Mulai Jurnal

Jurnal adalah cara yang efektif untuk melacak kemajuan, perasaan, motivasi, dan rencana. Dengan memiliki hal yang nyata untuk dicatat, tujuan bisa tampak sedikit lebih dapat dicapai. Sebuah jurnal membantu dalam menemukan pola, memberi jalan untuk melihat poin perbaikan. Ini juga merupakan pengingat rencana seseorang dan alasan mengapa mereka berhenti.

Membuat jurnal membantu mengelola emosi. Ini memberikan cara ekspresi diri yang sehat untuk mencegah seseorang beralih ke mekanisme koping yang tidak sehat, seperti meraih rokok.

Berhenti dari segala jenis kecanduan bisa terasa seperti naik rollercoaster. Triknya adalah memulai dari yang kecil—atau bahkan out-of-the-box. Namun, tujuannya harus jelas: mengucapkan selamat tinggal pada tongkat berbahaya itu.

Jangkau orang-orang yang dapat membantu Anda mencapai tujuan ini. Jangan ragu untuk menghubungi Makati Medical Center untuk diagnosis, pengobatan, atau pengelolaan penyakit yang berhubungan dengan merokok dan masalah kesehatan lainnya. Laboratorium Klinik Platinum merupakan klinik yang melayani diagnosis dan pengobatan untuk orang merokok, segera kunjungi klinik kami atau bisa menghubungi kontak kami untuk informasi lebih lanjut.